|
Membentuk Manusia Beradab |
|
|
|
Pada hari Selasa (9 Januari 2007), saat berada di Kuala Lumpur, saya mendapat hadiah buku terbaru dari Prof. Dr. Wan Mohd Nor Wan Daud, yang berjudul “Masyarakat Islam Hadhari: Suatu Tinjauan Epistemologi dan Kependidikan ke Arah Penyatuan Pemikiran Bangsa”, terbitan Dewan Bahasa dan Pustaka, 2006. Bagi peminat bidang pemikiran Islam, nama Prof. Wan Mohd Nor tidaklah asing. Berbagai buku karya Prof. Wan Mohd Nor telah diterjemahkan ke sejumlah bahasa: Melayu, Indonesia, Turki, Jepang, Parsi, Rusia, dan |
|
Selanjutnya...
|
|
Bisakah Suatu Fatwa Dicabut? |
|
|
|
Setelah sekian lama mencari, akhirnya, di Perpustakaan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, saya menemukan tulisan Prof. Hamka yang berjudul ”Bisakah Suatu Fatwa Dicabut?” Tulisan ini pernah dimuat di rubrik “Dari Hati ke Hati” Majalah Panji Masyarakat No 324 tahun 1981. Di tengah hiruk pikuk dan carut-marutnya wacana kerukunan umat beragama dan meruyaknya pemikiran dan aliran sesat dalam berbagai wujudnya yang menggiurkan, ada baiknya kita menyimak tulisan Hamka tersebut.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Piagam Jakarta dan Sikap Kristen |
|
|
|
Tanggal 22 Juni biasanya dikenang oleh umat Muslim Indonesia sebagai hari kelahiran Piagam Jakarta. Tetapi, tampaknya, kaum Kristen di Indonesia masih tetap menjadikan Piagam Jakarta sebagai momok yang menakutkan. Padahal, Piagam Jakarta bukanlah barang haram di negara ini. Bahkan, dalam Dekritnya pada 5 Juli 1959, Presiden Soekarno dengan tegas mencantumkan, bahwa “Piagam Jakarta tertanggal 22 Juni 1945 menjiwai dan merupakan suatu rangkaian kesatuan dengan konstitusi tersebut.”
|
|
Selanjutnya...
|
|
Hati-Hati Dengan Dosa Syirik! |
|
|
|
Beberapa hari lalu, melalui dua orang menteri kabinetnya, saya mengirim pesan singkat kepada Presiden SBY: “Ada dua dosa yang cepat mendatangkan azab Allah SWT, yaitu dosa syirik dan meninggalkan amar makruf nahi munkar.” Semoga pesan itu sampai kepada Presiden SBY. Masalah tauhid dan dosa syirik, seperti kita sebutkan pada catatan yang lalu, merupakan masalah yang paling serius dalam kehidupan manusia. Syirik adalah kezaliman yang sangat besar, karena manusia yang diciptakan Allah, diberi rizki oleh Allah, diberi kehidupan oleh Allah, kemudian justru tidak tahu berterimakasih dan membuat sekutu yang lain bagi Allah.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|